“Tutupi Aib Pribadi Saudaramu”

“Tutupi Aib Pribadi Saudaramu”

Perselingkuhan yang terjadi pada seseorang bagian dari aib. Jika ingin menasehati adalah bagian orang terdekatnya. Namun zaman sekarang adalah zaman medsos, sehingga media-media tanpa merasa dosa mengumbar aib orang. Direktur hingga bawahannya akan mendapat dosanya.

Sayangnya netizen pun tidak ketinggalan ikut-ikutan mengumbar aib ini dengan membuat status, cuitan dan semacamnya. Betul kata seseorang, zaman medsos itu, ingin menuju surga mudah jalannya dengan memanfaatkan medsos demikian pula ingin masuk neraka.

Mengumbar keburukan seseorang diperbolehkan jika keburukan orang itu sangat membahayakan masyarakat dan kebanyakan umat Islam setelah dinasehati tidak mempan. Seperti tokoh penebar ajaran sesat, pencuri dan perampok yang terus berkeliaran yang sudah tidak mempan dinasehati dan dihukum dan semisalnya.

Adapun perselingkuhan seseorang, cukup nasehat dari orang terdekatnya.

وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا, سَتَرَهُ اَللَّهُ فِي اَلدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Barangsiapa menutupi aib seorang, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. (HR. Muslim)

Wallahu a’lam

@Abul Fata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *