KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
MAU MENUJU JALAN YANG BENAR, BANYAK GODAAN SETAN
Dari Sandy al-bukhori. Kenapa yah manusia mau menuju jalan benar banyak godaan setan yang ngajak maksiat?
Jawaban: Ini sudah menjadi sumpah iblis yang diabadikan oleh Allah dalam Al-Quran, dimana iblis akan senantiasa menggoda manusia dan menjerumuskannya ke dalam dosa dan kemaksiatan. Ketika iblis di usir oleh Allah, dia bersumpah akan menggoda manusia dari segala arah. Allah berfirman:
قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ
Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan menghalang-halangi mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat). (QS. Al-A’raf: 16 – 17)
Jabir bin ‘Abdullah menyatakan bahwa Rasulullah bersabda, “Singgasana iblis ada di atas laut. Dia mengirim pasukan tentaranya setiap hari untuk menggoda manusia. Tentaranya yang paling tinggi kedudukannya adalah tentara yang paling lihai menjerumuskan manusia” (HR. Ahmad).
Ibn Al-Qayyim menyebutkan enam cara yang dilakukan oleh setan dalam menggoda manusia supaya tersesat:
1. Setan membujuk manusia agar mengingkari Allah atau menyekutukan-Nya. Jika tidak berhasil, dia beralih pada cara yang kedua.
2. Setan membujuk manusia agar melakukan bid’ah yang sesat. Jika manusia berpegang teguh pada Sunnah, setan beralih pada cara yang ketiga.
3. Setan menggoda manusia untuk melakukan dosa-dosa besar. Jika manusia terjaga dari dosa besar, setan beralih pada cara yang keempat.
4. Setan menggoda manusia untuk melakukan dosa-dosa kecil. Jika manusia terhindar dari dosa kecil, misalnya segera bertobat ketika menyadari dosa kecil yang dilakukannya, setan segera beralih pada cara yang kelima.
5. Setan menggoda manusia dengan perbuatan-perbuatan yang tiada berguna. Manusia dibujuk untuk menghabiskan waktunya dengan perbuatan yang sia-sia sehingga meninggalkan perbuatan yang berguna.
6. Setan menggoda manusia agar sibuk dengan perkara-perkara yang baik tetapi mengabaikan perkara-perkara yang lebih baik. Contohnya, seseorang disibukkan dengan ibadah-ibadah sunnah tetapi mengabaikan ibadah fardhunya.
Godaan yang keenam sangat halus tetapi bahayanya amat besar. Karena itu, ia harus dicermati. Hal ini bukan berarti bahwa kita sebaiknya meremehkan ibadah-ibadah sunnah dan menganggapnya sebagai sesuatu yang dapat menghambat kemajuan Islam. Tetapi, hendaklah seseorang melaksanakan agamanya secara total. Kefardhuan dan kesunnahan harus dilakukan secara proporsional. Amalan lahir dan batin harus seimbang. Tidak dapat dibenarkan seseorang memperhatikan ibadah sunnahnya melebihi perhatiannya terhadap ibadah fardhu.