Mati Syahid Karena Tenggelam dan Tertimbun Reruntuhan

Mati Syahid Karena Tenggelam dan Tertimbun Reruntuhan

Istilah mati syahid tidak hanya untuk orang Islam yang mati dalam peperangan melawan musuh Islam, akan tetapi istilah syahid juga disandang oleh orang Islam yang mati bukan karena peperangan melainkan sebab atau faktor yang lain. Hal ini bisa kita ketahui dari hadits shahih yang berbunyi;

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَما رَجُلٌ يَمْشِ بِطَرِيقٍ وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ عَلَى الطَّرِيقِ فَأَخَّرَهُ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ وَقَالَ الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ الْمَطْعُونُ وَالْمَبْطُونُ وَالْغَرِقُ وَصَاحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dia berkata; saya bacakan di hadapan Malik; dari Sumaiy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Ketika laki-laki sedang berjalan dan menemukan ranting berduri di tengah jalan, kemudian dia menyingkirkan ranting tersebut hingga Allah pun bersyukur kepadanya lalu mengampuni dosa-dosanya. Lalu beliau bersabda: Syuhada’ itu ada lima macam; meninggal karena penyakit kolera, orang yang meninggal karena sakit perut, orang yang tenggelam, orang yang meninggal karena reruntuhan, dan orang yang syahid karena berjuang di jalan Allah ‘azza wajalla. (HR. Muslim).

Imam An-Nawawi Asy-Syafii rahimahullah berkata dalam kitabnya Syarah Shahih Muslim: “Para ulama mengatakan, maksud dari syahidnya mereka adalah bukan karena terbunuh dalam medan perang, akan tetapi (disebut syahid) karena mereka mendapatkan pahala syahid di akherat. ”

Kemudian Imam An-Nawawi Asy-Syafii rahimahullah menyebutkan bahwa level syahid ada 3:

1. Syahid di dunia dan syahid di akherat yaitu mereka yang wafat dalam peperangan melawan orang kafir.

2. Syahid di akherat saja artinya di dunia tidak di gelari syahid tetapi di akherat ia mendapat pahala syahid yaitu mereka yang disebutkan dalam hadits diatas seperti orang meninggal karena penyakit kolera, orang yang meninggal karena sakit perut, orang yang tenggelam atau orang yang meninggal karena tertimbun reruntuhan.

3. Syahid di dunia saja artinya di dunia seolah-olah terlihat mati syahid karena ia meninggal di medan perang akan tetapi di akherat tidak mendapatkan pahala syahid, yaitu mereka yang ikut peperangan akan tetapi berbuat curang dengan mengambil atau menyembunyikan ghanimah (harta rampasan perang) dan juga orang yang terbunuh karena lari dari medan peperangan (tanpa ada udzur yang dibenarkan).

Wallahu a’lam. Semoga bermanfaat

@Abul Fata Miftah Murod, Lc

Artikel:

www.inilahfikih.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *