KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
SUNNAH FITROH
Sunnah fitroh adalah amalan yang apabila dilakukan akan menjadikan pelakunya sesuai dengan tabiat yang telah Alloh tetapkan bagi para hamba-Nya.
Hal itu dilakukan untuk memperindah penampilan, membersihkan badan, menjaga kesucian, menyelisihi simbol orang kafir dan melaksanakan perintah syariat.
Macam-macam sunnah fitroh, yaitu:
1. Mencukur kumis. Yaitu dengan mencukurnya sependek mungkin. Dengan melakukan hal ini, akan terlihat indah, rapi, dan bersih. Dan ini juga dilakukan sebagai pembeda dengan orang kafir.
2. Memelihara jenggot. Memelihara dan membiarkan jenggot merupakan syariat Islam dan ajaran Nabi . Memelihara jenggot juga merupakan sunnah fitroh. Jika seseorang mencukur jenggot, berarti dia telah keluar dari fitroh yang telah Alloh fitrohkan bagi manusia.
3. Berkhitan. Yaitu memotong kulit yang menutupi kepala atau ujung kemaluan bagi laki-laki dan memotong kulit bagian atas kemaluan bagi perempuan. Tujuannya adalah untuk menjaga agar tidak terkumpul kotoran, memudahkan ketika kencing dan supaya tidak mengurangi kenikmatan dalam bersenggama.
4. Bersiwak. Yaitu menggosok atau membersihkan gigi dengan kayu siwak, sikat gigi atau sejenisnya untuk menghilangkan kotoran di gigi dan juga untuk membersihkan mulut. Kayu yang biasa digunakan bersiwak adalah kayu `aroq.
5. Berkumur dan Istinsyaq. Berkumur yaitu memasukkan air ke dalam mulut lalu menggerakkannya di dalam mulut. Istinsyaq adalah menghirup air ke dalam hidung lalu menyemburkannya ke luar. Tujuannya adalah untuk menghilangkan bakteri serta membuat segar mulut dan hidung.
6. Memotong kuku. Yaitu dengan memotongnya, tidak membiarkannya memanjang. Tujuannya agar terlihat indah dan bersih dan untuk menjauhi kemiripan dengan binatang buas yang memiliki kuku yang panjang.
7. Membasuh ruas-ruas persendian dan jari-jari kaki dan tangan. Yaitu membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada daun telinga, leher, sela-sela kaki dan tangan serta sela-sela pada anggota tubuh lainnya.
8. Mencabut bulu ketiak. Baik dilakukan dengan cara dicabut, digunting, dan lain-lain. Tujuannya agar tubuh akan menjadi bersih dan menghilangkan bau yang tidak sedap.
9. Mencukur bulu kemaluan. Yaitu bulu yang tumbuh di sekitar kemaluan agar menjadi bersih dan indah, baik dengan mencukur sebagiannya atau seluruhnya.
10. Istinja. Yaitu membersihkan kotoran atau najis yang menempel pada kemaluan atau dubur dengan menggunakan air bersih atau alat bersuci lainnya.
Dalam sebuah hadis disebutkan, Rosululloh shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Ada sepuluh macam fitrah, yaitu memotong kumis, memelihara jenggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung), memotong kuku, membasuh persendian, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, istinja’ (cebok) dengan air.” Zakaria berkata bahwa Mu’shob berkata, “Aku lupa yang kesepuluh, aku merasa yang kesepuluh adalah berkumur.” (HR. Muslim)
Artikel: www.inilahfikih.com