Khidhir Alaihis Salam Masih Hidup Atau Sudah Wafat?

Khidhir Alaihis Salam Masih Hidup Atau Sudah Wafat?

Tentang jati diri Khidhir Alaihis Salam apakah masih hidup atau sudah wafat bisa kita simak pemaparan para ulama ahlussunnah wal jamaah diantaranya adalah Imam An-Nawawi Asy-Syafii rahimahullah dalam kitabnya Syarah Sahih Muslim, beliau mengatakan:

“Mayoritas ulama berpendapat bahwa Khidir Alaihis Salam masih hidup dan ada di tengah-tengah kita. Hal itu berdasarkan kesepakatan ahli sufi, ahli sholah (pelaku kebaikan) dan ma’rifah, dalam cerita-cerita mereka bahwa Khidhir Alaihis Salam bisa dilihat, bertemu dengannya, berkomunikasi tanya jawab dan keberadaannya ditempat-tempat mulya dan tempat-tempat kebaikan yang tidak terhitung jumlahnya, dan tidak bisa ditutup-tutupi lantaran kemasyhurannya. Syaikh Abu Amr bin Sholah rahimahullah berkata: Khidhir masih hidup menurut mayoritas ulama, orang-orang saleh dan kebanyakan dari mereka. Hanya saja ada pendapat yang ganjil yaitu mereka yang mengingkarinya dari sebagian kalangan ahli hadits. ”

Khidhir Alaihis Salam Nabi atau Wali?

Imam An-Nawawi Asy-Syafii rahimahullah juga mengatakan:

Al-Habri seorang ulama ahli tafsir dan Abu Umar mengatakan: Khidhir adalah Nabi, hanya saja diperdebatkan apakah dia diutus menyampaikan wahyu atau tidaknya.

Al-Qusyairi dan kebanyakan ulama mengatakan: Khidir adalah wali.

Al-Mawardi menyebutkan dalam tafsirnya bahwa ada 3 pendapat: 1. Dia adalah Nabi, 2. Dia adalah Wali, 3. Dia adalah Malaikat, ini pendapat ganjil dan bathil.

Al-Maziri mengatakan bahwa para ulama berbeda pendapat apakah Khidhir Nabi atau wali.

Ats-Tsa’labi seorang ulama ahli tafsir mengatakan: Khidir adalah Nabi dari kesimpulan banyak pendapat, namun tidak tampak dihadapan kebanyakan orang.

Pendapat lain mengatakan: Khidir tidak wafat kecuali di akhir zaman ketika Al-Quran diangkat.

Inilah pemaparan Imam An-Nawawi Asy-Syafii tentang Khidhir dalam kitabnya Syarah Sahih Muslim dalam bab “Keutamaan Khidhir Alaihis Salam”. Dari pemaparan beliau bisa disimpulkan bahwa mayoritas ulama mengatakan bahwa Khidir masih hidup.

Ulama lainnya yang mengatakan Khidir masih hidup adalah Al-Qurthubi, Ibnu Sholah dan Imam Al-‘Iroqi.

Akan tetapi kita bisa juga membaca pemaparan ulama ahlussunnah yang lainnya dalam kitab-kitabnya seperti kitab akidah maka kita dapati bahwa sebagian ulama ahlussunnah membantah perkataan ulama yang mengatakan bahwa Khidir masih hidup. Jadi, sebagian ulama ahlussunnah mengatakan bahwa Khidir sudah wafat seperti Imam Al-Bukhari, Abu Bakar Ibnul Arabi, Ibnul Jauzi dan Ibnu Katsir.

Artinya masalah ini menjadi perdebatan dan perbedaan yang sangat kuat dikalangan para ulama ahlussunnah baik ulama salaf maupun kontemporer.

Adapun ulama kontemporer yang mengatakan Khidhir sudah wafat adalah syaikh Asy-Syinqithi rahimahullah pengarang kitab tafsir Adhwaul Bayan dan juga ulama-ulama di Lajnah daimah (komite tetap bagian fatwa) Saudi Arabia. Bisa baca di: (https://islamqa.info/id/20505)

Bisa juga membaca dalam kitab-kitab lain yang membahas tentang masalah ini agar bisa mengetahui argumen masing-masing pendapat ulama. Semoga bermanfaat dan menambah ilmu

 

Referensi Utama:

Syarah Sahih Muslim Karya Imam An-Nawawi Asy-Syafii

 

Oleh: Abul Fata Miftah Murod, S. Ud, Lc

Bogor, 19 September 2017

(www.Inilahfikih.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *