BENTENGI DIRI DENGAN BERDZIKIR

BENTENGI DIRI DENGAN BERDZIKIR

Oleh: Ali Maulida, S.S, M.Pd.I

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍ

Artinya: “Tiada Ilah yang berhak diibadahi kecuali Alloh Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya seluruh kerajaan dan segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu”

Alloh  memerintahkan hamba-Nya yang beriman untuk senantiasa memperbanyak berdzikir, sebagaimana dalam firman-Nya:

“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kalian (dengan menyebut nama) Alloh, dengan dzikir yang banyak”. (QS. al-Ahzab [33]: 41)

Setiap ucapan tahlil (Laa Ilaaha illalloh), tasbih (Subhanalloh), tahmid (Alhamdulillah), takbir (Allohu Akbar), dan ucapan dzikir lain yang telah diajarkan oleh Rosululloh  akan mendatangkan berjuta kebaikan bagi yang mengamalkannya.

Diantara berjuta kebaikan tersebut adalah ia akan semakin dekat dengan Alloh , akan tercatat banyak sekali kebaikan baginya, terhapusnya banyak dosa yang telah ia lakukan, dan hatinya menjadi hidup sehingga mudah dalam menerima hidayah. Dengan berdzikir seseorang juga akan tersibukkan dengan kebaikan, sehingga waktu dan usianya menjadi penuh keberkahan. Dengan demikian ia akan terhindar dari berbagai kelalaian yang dapat menjerumuskannya pada kemaksiatan.

Yang tidak kalah pentingnya, dengan senantiasa berdzikir seseorang akan terbentengi dan dilindungi oleh Alloh  dari gangguan juga tipu daya setan. Hal ini diantaranya adalah kalimat dzikir sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Huroiroh  ia berkata bahwa Rosululloh  bersabda: “Barangsiapa mengucapkan kalimat,

لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍ

“Sebanyak 100 kali dalam sehari, maka ia mendapatkan pahala setara dengan membebaskan 10 orang budak, ditulis baginya 100 kebaikan, dihapuskan darinya 100 kesalahan, dan ia dilindungi dari setan pada hari itu hingga sore hari. Tidak ada seorang pun yang lebih utama dari yang ia lakukan kecuali orang yang membacanya lebih banyak dari itu” (HR. Bukhori)

Subhanalloh! Betapa banyak kebaikan yang akan didapatkan. Selain berbagai kebaikan tersebut tentu dengan membaca dan memahami kalimat dzikir tersebut maka ketauhidan seseorang akan semakin kokoh.

Semoga Alloh  selalu memberikan hidayah-Nya kepada kita untuk mencintai dan mengamalkan setiap bentuk kebaikan, amiin..¨

Artikel:

www.inilahfikih.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *