KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
CARA MENANGANI GANGGUAN SIHIR..!!
Pertanyaan: Pak ustadz, banyak sekali orang mengobati gangguan sihir justru dengan mendatangi dukun dan tukang sihir. Lantas bagaimanakah cara pengobatan islami bagi orang yang terkena gangguan sihir? (hamba Alloh di Bogor)
Jawaban:
Dalam kehidupan sehari-hari seringkali kita dapati gangguan sihir menimpa keluarga muslim. Namun sayangnya banyak orang Islam sendiri yang salah dalam menanganinya. Banyak diantara mereka yang justru mengobatinya dengan cara-cara yang tidak islami. Mereka mengobati sihir dengan berbagai ritual dan persembahan yang penuh dengan kesyirikan. Atau mereka mengobati gangguan sihir dengan mendatangi tukang sihir yang dikira hebat. Padahal mengobati sihir dengan sihir atau mendatangi dukun merupakan kekufuran yang justru akan memperparah keadaan.
Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan seorang untuk menangani berbagai gangguan sihir saat menimpa seseorang:
لاَ تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِى تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ
“Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagaimana kuburan. Sesungguhnya setan itu akan lari dari suatu rumah yang dibacakan di dalamnya surat Al-Baqoroh.” (HR. Muslim)
Maksudnya, setan tidak memasuki rumah di dalam hadits tersebut bukan berarti tidak memasuki selama-lamanya. Dalam riwayat yang lain Nabi menjelaskan bahwa setan tidak memasuki rumah yang dibacakan Surat al-Baqoroh selama tiga hari.
Nabi juga bersabda:
اِقْرَؤُوْا سُوْرَةَ اْلبَقَرَةِ، فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ، وَتَرْكَهَا حَسْرَةٌ، وَلاَ يَسْتَطِيْعُهَا اْلبَطَلَةُ
“Bacalah surat al-Baqoroh. Sesungguhnya mengambilnya (membaca, menghafal, mentadabburi serta mengamalkannya) merupakan keberkahan. Dan para penyihir tidak mampu melawan (kehebatan) surat al-Baqoroh” . (HR. Muslim)
الَلَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ البَأْسَ، إِشْفِ وَأَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءً إِلاَّ شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لاَيُغَادِرُ سَقُمَا
“Ya Alloh Robb manusia, hilangkanlah penyakit dari hamba-Mu ini dan berilah ia kesembuhan, karena Engkau Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan melainkan dari-Mu, yaitu penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain.”
بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ مِنْ كُلِّ شَيئٍ يُؤْذِيْكَ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيْكَ، بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ
“Dengan nama Alloh aku menjampimu dari segala sesuatu yang menyakitkanmu dan dari kejahatan setiap jiwa, atau dari pandangan mata yang penuh kedengkian. Semoga Alloh menyembuhkanmu, dengan nama Alloh aku menjampimu.”
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهْ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ
“Saya berlindung dengan kalimat-kalimat Alloh yang sempurna dari setiap setan, setiap dzat yang memiliki racun lagi mematikan (marabahaya) dan dari kejahatan pandangan mata yang dengki.”
Point-point di atas merupakan metode islami dalam menangani gangguan sihir. Siapa saja dari seorang muslim bisa mengamalkan hal tersebut meski bukan berstatus ustadz atau kiai. Sebab banyak kesalahpahaman di masyarakat bahwa yang “layak” membacakan ruqyah hanyalah para ustadz dan kiai. Jadi jangan ragu-ragu lagi untuk segera meruqyah jika ada orang di sekitar kita terindikasi gangguan sihir.
Mudah-mudahan Alloh selamatkan kita, keluarga kita serta kaum muslimin dari gangguan sihir. Amiin. Wallahu a’lam bishshowab.
Artikel:
www.inilahfikih.com