Membuka Pintu Rezeki dengan Istighfar

Membuka Pintu Rezeki dengan Istighfar

Oleh: Arifin, SHI.

Mungkin kita sering mengucapkan kalimat istighfar atau mendengar kalimat tersebut terucap dari lisan saudara kita sesama Muslim. Akan tetapi, tahukan anda, apakah buah dari istighfar ?

Istighfar memancarkan sinar kebaikan dan keberkahan bagi siapa saja yang mengucapkan kalimat tersebut dan mengamalkan kandungannya. Salah satu buahnya adalah kunci rezeki bagi para hamba Alloh . Kunci rezeki ini tidak dipahami oleh kebanyakan kaum Muslimin. Padahal, istighfar memiliki pengaruh yang sangat dahsyat dalam mengubah rezeki seseorang.

Ayat-ayat al-Qur’an menyingkap secara tegas, lugas, dan jelas bahwa istighfar merupakan kunci rezeki. Percayalah dan yakinlah bahwa pada firman Alloh terdapat petunjuk dan bimbingan mengais rezeki dengan istighfar.

Alloh  berfirman:

“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Robb kalian, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-. niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepada kalian dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anak kalian, dan mengadakan untuk kalian kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untuk kalian sungai-sungai.” (QS. Nuh [71] : 10-12)

Ayat di atas menjelaskan dengan gamblang bahwa di antara buah istighfar: turunnya hujan, lancarnya rizki, banyaknya keturunan, suburnya kebun serta mengalirnya sungai.

Imam al-Qurthubi  menyebutkan dari Ibnu Shobih  bahwa ia berkata, “Ada seorang laki-laki mengadu kepada Hasan al-Bashri tentang kegersangan bumi (kemarau), maka beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Alloh.!”. Yang lain mengadu kepadanya tentang kefakiran yang menimpanya, maka beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Alloh.!”. Yang lain berkata kepadanya, Do’akan untukku agar Alloh menganugerahkan kepadaku anak!”, maka beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Alloh.!”. Yang lain mengadu kepada beliau tentang kekeringan menimpa kebunnya, maka beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Alloh!”. Maka kami mempermasalahkan hal itu. Beliau jawab, “Tidaklah aku jawab sedikitpun dari sisiku, sesungguhnya Alloh berfirman dalam Surat Nuh, ‘Mohonlah ampun kepada Robb kalian, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-. niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepada kalian dengan lebat’”. (Tafsir ath-Thobari 8/302)

Alloh  berfirman:

“Dan (dia berkata): “Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Robb kalian lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atas kalian, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatan kalian, dan janganlah kalian berpaling dengan berbuat dosa.” (QS. Hud [11] : 52)

Ibnu Katsir  dalam menafsirkan ayat di atas berkata, “Kemudian Nabi Hud memerintahkan kepada mereka (kaumnya) untuk beristighfar yang dengannya akan menghapus dosa-dosa yang telah lalu, kemudian memerintahkan kepada mereka untuk bertaubat terhadap amal perbuatan yang akan datang. Barangsiapa yang menghiasi dirinya dengan sifat ini, niscaya Alloh akan mempermudah rezekinya, melancarkan urusannya dan menjaga keadaanya. Oleh karena itu, Alloh berfirman, ‘Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepada kalian dengan lebat’. Hal ini juga sebagaimana sabda Rosululloh r,’Barangsiapa yang kontinu beristighfar, niscaya Alloh menjadikan setiap kesusahannya jalan keluar, untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Dia memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak disangka-sangka.” (Tafsir Ibnu Katsir 4/329)

Alloh  berfirman:

“Dan hendaklah kalian meminta ampun kepada Robb kalian dan bertaubat kepada-Nya. (jika kalian mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepada kalian sampai kepada waktu yang telah ditentukan …” (QS. Hud [11] : 3)

Ibnu ‘Abbas  ketika menafsirkan ‘niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik’  berkata, “Alloh menganugerahkan rezeki dan kelapangan kepada kalian.” (Tafsir Zad al-Maisir 3/319)

Setiap orang yang membaca ayat-ayat di atas beserta tafsirnya akan semakin yakin bahwa Alloh akan menghamparkan rezeki melalui pintu istighfar. Hatinya semakin mantap bahwa rezeki akan mudah mengalir kepada siapa saja yang mempraktekan istighfar.

Rosululloh r menunjukkan bahwa memperbanyak istighfar merupakan salah satu kunci rezeki, suatu hadits yang berbunyi:

  مَنْ أَكْثَرَ مِنَ الاسْتِغْفَارِ؛ جَعَلَ اللهَ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيْقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ

“Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” )HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai sahih oleh al-Hakim serta Ahmad Syakir).

Maka silahkan perbanyaklah istighfar, serta tunggulah buahnya. Jika buahnya belum terlihat juga, perbanyaklah terus istighfar dan jangan pernah berputus asa! Di dalam setiap kesempatan, kapan dan di manapun memungkinkan; di waktu-waktu kosong saat berada di kantor, ketika menunggu dagangan di toko, saat menunggu burung di sawah dan lain sebagainya.

Adapun istighfar sebagaimana yang diterangkan oleh Imam ar-Roghif al-Ashfani  adalah meminta ampunan dengan ucapan dan perbuatan. Dan firman Alloh: “Mohonlah ampun kepada Robb kalian, Sesungguhnya Dia Maha Pengampun.” (QS. Nuh [71] :10-12). Tidaklah berarti bahwa mereka diperintahkan meminta ampun dengan lisan semata, tetapi dengan lisan dan perbuatan. Bahkan hingga dikatakan, memohon ampun (istighfar) hanya dengan lisan tanpa disertai perbuatan adalah pekerjaan para pendusta.” Siapakah yang ingin dilapangkan rezeki, beristighfarlah!”

Artikel:

www.inilahfikih.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *