Merayakan Malam Pergantian Tahun Baru Masehi Adalah Bid’ah Menurut Ulama Syafii

Merayakan Malam Pergantian Tahun Baru Masehi Adalah Bid’ah Menurut Ulama Syafii

Tidak sedikit di kalangan masyarakat khususnya di Indonesia mengadakan perayaan malam pergantian tahun baru masehi.

Tentang perayaan musiman seperti ini sudah dikenal di zaman ulama besar madzhab syafii yaitu Imam Jalaluddin As-Suyuti Asy-Syafii rahimahullah, sehingga beliau menjelaskan masalah ini sekaligus mewanti-wanti kepada umat Islam agar tidak ikut merayakannya, karena acara semacam ini adalah termasuk bid’ah.

Dalam kitabnya Al-Amru Bil Ittiba’i Wa An-Nahyu ‘Anil Ibtida’i, Imam Jalaluddin As-Suyuti Asy-Syafii rahimahullah membuat satu bab;

بدعة الإحتفال بما يسمى بليلة رأس السنة الميلادية

“Bid’ahnya Perayaan Malam Pergantian Tahun Baru Masehi”. Kemudian beliau rahimahullah mengatakan:

ومما يفعله كثير من الناس في أيام الشتاء، ويزعمون أنه ميلاد عيسى عليه السلام فجميع ما يصنع أيضا في هذه الليالي من المنكرات، مثل: ايقاد النيران واحداث طعام، وشراء شمع وغير ذلك، فإن اتخاذ هذه الموالد موسما، هو دين النصارى، ليس لذلك أصل في دين الإسلام، ولم يكن لهذا الميلاد ذكر في عهد السلف الماضين، بل أصله مأخوذ عن النصارى، وانضم إليه سبب طبيعي، وهو كونه شتاء، المناسب لإيقاد النيران

“Dan termasuk apa yang dilakukan oleh kebanyakan orang pada hari-hari musim dingin, mereka menganggap bahwa pada waktu itu adalah hari kelahiran Nabi Isa alaihissalam, dan juga hal-hal yang dilakukan pada malam-malam itu berupa kemungkaran seperti: Menyalakan api, membuat makanan, membeli lilin dan lain sebagainya. Menjadikan perayaan tersebut sebagai acara musiman adalah merupakan tradisi Orang Nasrani, tidak pernah ada ajarannya di dalam agama Islam dan tidak pernah dilakukan pada generasi salaf (orang-orang shaleh terdahulu), bahkan acara ini berasal dari Orang Nasrani, dan hanya kebetulan saja pada waktu itu adalah musim dingin sehingga cocok untuk menyalakan api (menghangatkan badan).”

Semoga bermanfaat.

@Abul Fata Miftah Murod, Lc

Artikel:

www.inilahfikih.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *