PUASA

PUASA

Puasa adalah menahan dari makan, minum dan pembatal-pembatal puasa lainnya disertai dengan niat sejak terbit fajar sodik hingga terbenam matahari.

Masuknya bulan Romadhon ditetapkan dengan melihat hilal (bulan sabit muda). Bila hilal tidak terlihat, maka menyempurnakan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.

Keutamaan puasa, yaitu:
1. Diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
2. Dijauhkan dari api neraka.
3. Dimasukkan ke dalam surga melalui pintu ar-royan.
4. Memperoleh dua kebahagiaan, yaitu saat berbuka puasa dan saat bertemu dengan Alloh di surga.
5. Dikabulkan doanya.
6. Harum bau mulutnya di sisi Alloh pada hari kiamat.
7. Dilipatgandakan pahalanya.
8. Memperoleh syafaat.

Syarat wajib puasa:
1. Islam.
2. Baligh dan berakal.
3. Sehat.
4. Bermukim (tidak bepergian).
5. Mampu.
6. Suci dari haid dan nifas bagi wanita.

Rukun puasa:
1. Niat.
2. Menahan diri dari semua pembatal puasa, seperti makan, minum, berhubungan badan dan lainnya.

Pembatal-pembatal puasa:
1. Makan dan minum dengan sengaja.
2. Berhubungan badan.
3. Muntah dengan sengaja.
4. Keluar air mani dengan sengaja.
5. Haid dan nifas bagi wanita.
6. Hilang akal.
7. Keluar dari agama Islam.

Sunnah-sunnah puasa:
1. Makan sahur.
2. Mengakhirkan makan sahur.
3. Menyegerakan berbuka puasa.
4. Berbuka dengan beberapa butir kurma, apabila tidak ada kurma maka dengan air.
5. Memperbanyak doa terutama menjelang berbuka puasa.
6. Memperbanyak sedekah.
7. Memperbanyak membaca al-Qur’an.
8. Menjauhi perkataan atau perbuatan buruk.
9. Dianjurkan beri’tikaf di masjid pada sepuluh hari terakhir malam Romadhon untuk meraih lailatul qodar.

Artikel: www.inilahfikih.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *