SAYA DIDZALIMI TAPI SAYA TIDAK BALAS, BENARKAH?

SAYA DIDZALIMI TAPI SAYA TIDAK BALAS, BENARKAH?

Saya Siti Latifah, saya mau bertanya saya pernah di fitnah dan di dzalimi sama orang tapi saya tidak pernah fitnah dan zalimin dia, benarkah sikap saya?

Jawaban: Suatu akhlak terpuji apabila anda memafkan seseorang yang menzalimi dan memfitnah anda walaupun dianya tidak meminta maaf kepada anda. Jika kezaliman dan fitnah tersebut membawa pada dampak yang buruk terhadap orang-orang sekitar anda, maka anda cukup menjelaskan perkara yang sesungguhnya agar mereka tidak termakan fitnah tersebut.
Pemaaf adalah salah satu sifat dari orang yang bertakwa sebagaimana firman Allah ;

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِين

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS. Ali Imran: 133-134)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *