KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
Ciri Orang Munafik: Mendukung Kemunkaran dan Menolak Kebaikan
Jika kalian mendapati orang yang;
-Menolak poligami dan malah mendukung perselingkuhan/ perzinahan, homo dan lesbian
-Menolak orang yang rajin membaca Al-Quran, sholawatan, adzan atau kajian dan malah mendukung dangdutan atau mabuk-mabukan
-Menolak orang yang jujur dan tepat janji dan malah mendukung para pencuri dan orang yang korupsi
-Menolak orang yang mengusung dan mendakwahkan syariat Islam dan malah mendukung orang liberal, aliran sesat dan terhadap orang kafir bermesraan
-Menolak wanita cadaran dan malah mendukung wanita berpakaian seperti wanita pelacuran
-Menolak orang jenggotan dan malah mendukung orang tatoan
-Menolak tokoh dan aktivis Islam dan malah mendukung aktivis Anti Islam seperti liberal yang sok toleran dan paling negarawan
-Menolak orang yang rajin shalat berjamaah dan ibadah di masjid dan malah mendukung orang yang gemar nongkrong di tempat-tempat kemaksiatan
-Menolak atau membubarkan pengajian dan malah menjaga tempat-tempat kemaksiatan atau kekafiran
-Menolak ajaran dan budaya Islam dan malah mendukung ajaran dan budaya dari luar Islam
Maka ketahuilah dia telah terjangkiti virus “KEMUNAFIKAN”
Allah ta’ala berfirman:
الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ ۚ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ
“Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat yang munkar dan melarang berbuat yang ma’ruf. ” (QS. At-Taubah: 67)
Berkata Imam Jalaluddin As-Suyuti Asy-Syafii rahimahullah:
“(Orang-orang munafik laki-laki dan orang-orang munafik perempuan sebagian dari mereka dengan sebagian yang lain adalah sama) yakni mereka mempunyai sikap dan sepak terjang yang sama, perihalnya sama dengan setali tiga uang (mereka menyuruh membuat yang mungkar) berupa kekafiran dan maksiat-maksiat (dan melarang berbuat yang makruf) berupa keimanan dan ketaatan. ” (Lihat Tafsir Al-Jalalain)
Semoga Allah melindungi diri, keluarga dan masyarakat kita dari kemunafikan.
@Abul Fata Murod, Lc
www.inilahfikih.com