KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
KHALIFAH DAN KHILAFAH
Orang-orang liberal dan yang sejalan dengannya mengatakan:
“Dalam al-Quran tidak ada kata khilafah, akan tetapi yang ada adalah kata khalifah. Sehingga menerapkan sistem khilafah tidak pernah diperintahkan dalam agama Islam ”
Kami katakan;
Sederhananya, arti secara khusus dari khalifah adalah seorang pemimpin yang memimpin di suatu wilayah dengan sebuah sistem kekhilafahan.
Maka sudah jelas, apabila ada yang namanya sang khalifah dalam arti khusus maka otomatis di sana ada sebuah sistem dan wilayah yang dinaunginya.
Jadi di dalam al-Quran walaupun hanya disebutkan kata khalifah saja (terkadang disebut aimmah atu imam-imam) baik secara umum ataupun khusus maka secara tidak langsung ini menunjukkan atau mengisyaratkan juga pada segala hal yang melekat atau berkaitan dengan sang khalifah atau imam tersebut yaitu sebuah sistem atau wilayah kekhilafahan/keimamahan. Lalu sistem ini apakah bisa atau boleh diterapkan di Indonesia atau tidak ini urusan lain. Sekalipun dilarang di Indonesia secara khusus atau belum terlihat di negara-negara di dunia ini bukan berarti meniadakan konsep atau gagasan khilafah atau dikatakan tidak ada di dalam agama Islam.
Walaupun mereka katakan secara tekstual tidak termaktub akan tetapi secara kontekstual bisa terbaca secara jelas dengan mendalami ayat maupun hadits, belum lagi masalah ini telah terekam dalam sejarah Islam dan banyak terdapat catatan-catatan ulama dalam kitabnya tentang masalah ini.
Kalau kita gunakan logika sederhana tentang penggunaan kata khalifah dan khilafah, jika ada “pemain bola” bahkan ada komunitasnya, nama-nama pemainnya maka otomatis di sana kita jumpai ada lapangan bolanya, bolanya, teknik, konsep atau aturan, cara atau sistemnya.
Apa iya lapangan bola, bola, cara atau aturan atau konsep atau teknik atau sistemnya kita sebut juga sebagai “pemain bola” saja? tidak mau disebut sistem atau cara atau konsep?
Karena mereka maunya hanya menyebut “khalifah” dan tidak mau menyebut atau mengakui “khilafah atau sistemnya”.
# Jikalau mereka mikir sedikit saja, tidak akan dungu.
@Abul Fata Murod, Lc