RIBA DAN MACAM-MACAMNYA

RIBA DAN MACAM-MACAMNYA

A. Definisi

Menurut bahasa riba adalah bertambah. Menurut istilah riba berarti bertambah atau keterlambatan dalam harta tertentu.

B. Hukum Riba

Riba hukumnya haram berdasarkan Al-Qur’an, Hadits dan Ijma’ (kesepakatan ulama).

Riba termasuk dosa besar yang membinasakan. Siapa yang menghalalkan riba maka dia telah kafir.

Adapun orang yang terjatuh dalam riba tanpa menghalalkannya dihukumi fasiq atau pendosa.

C. Dalil pengharaman riba

Firman Alloh ta’ala:
“Padahal Alloh telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” (QS. Al-Baqoroh : 275)

Sabda Rosululloh shollallohu alaihi wasallam:
“Jauhilah tujuh dosa yang membinasakan! Diantaranya beliau menyebutkan memakan riba.” (HR. Muttafaq alaih)

Dari jabir, ia berkata; Rasululloh mengutuk pemakan riba, pemberi harta riba, penulis akad riba dan saksi transaksi riba. Mereka semua sama. (HR. Muslim)

Kemudian para ulama telah bersepakat (berijma’) tentang haramnya riba.

Setiap muslim yang melakukan transaksi jual beli, pinjam meminjam wajib mempelajari ilmu fikih seputar masalah ini agar terhindar dari transaksi yang haram atau syubhat, sehinggah transaksinya diterima atau sah dalam tinjauan syariat.

D. Macam-macam Riba

Riba terbagi dua:

1. Riba Dayn, yaitu riba yang terdapat dalam akad hutang, seperti pinjam meminjam uang dan jual beli tidak tunai (kredit)

Di antara bentuk riba ini ada dua;
a. Penambahan hutang saat jatuh tempo. Bentuknya seorang memiliki kredit terhadap orang lain dalam bentuk pinjaman uang atau jual beli berjangka. Tatkala jatuh tempo debitur/penghutang tidak mampu membayar maka kreditur menambah jangka waktu pembayaran dengan syarat hutang bertambah.

b. Riba Qard, yaitu riba yang disyaratkan pada akad pinjam meminjam.
Bentuknya, seseorang kredit kepada orang lain dengan persyaratan debitur/penghutang membayar lebih dari uang yang diterimanya. Jenis riba ini disebut riba qard karena persyaratan riba pada saat qard (peminjaman) berlangsung dan bukan pada saat jatuh tempo pembayaran.

2. Riba bai’
Yaitu riba yang obyeknya adalah akad jual beli.

Riba ini dibagi dua;
a. Riba fadhl, yaitu menukar harta riba yang sejenis dengan ukuran atau jumlah yang berbeda.
Maksud dari harta riba adalah harta yang merupakan objek riba yang disebutkan Nabi seperti; emas dan perak (uang/alat tukar) dan makanan pokok yang bisa disimpan lama.
Maksud harta sejenis adalah jenis harta riba. Emas dan seluruh macamnya masuk satu jenis, seluruh macam kurma masuk satu jenis, atau mata uang rupiah masuk satu jenis.
Contoh kasus riba fadhl;
-Menukar satu gantang kurma jenis sukari dengan dua gantang kurma jenis barhi dengan cara tunai.
-Menukar 100 gram emas usang dengan 90 gram emas baru dengan cara tunai
-Menukar uang Rp. 10.000 kertas dengan uang logam Rp. 9.000

b. Riba Nasi’ah, yaitu menukar harta riba dengan harta riba yang illatnya tidak tunai atau disebabkan keterlambatan serah terima barang.
Contoh kasus riba fadhl;
-Menukar satu gantang kurma jenis sukari dengan satu gantang kurma jenis barhi dengan cara tidak tunai.
-Menukar 100 gram emas usang dengan 100 gram emas baru dengan cara tdk tunai

E. Macam-macam harta riba

Obyek harta riba ada 6 sebagaimana yang disebutkan dalam hadits ubadah, yaitu;
1-2. Emas dan perak yang merupakan jenis uang dan alat pembayaran. Kemudian diqiyaskan dengan barang yang sama fungsinya seperti mata uang modern. Adapun harta berharga seperti rumah, tanah, tambang an mobil tidak termasuk harta riba.
3-6. adalah empat jenis makanan yaitu, gandum bulat, kurma, garam dan gandum panjang. Illatnya adalah makanan pokok dan tahan lama. Dan diqiyaskan dengan seluruh makann pokok yang fungsinya sama mengenyangkan dan tahan lama. Seperti beras, jagung dan kacang arab. Adapun harta yang tidak mengenyangkan dan tidak tahan lama seperti buah dan sayur tidak termasuk harta riba.

Dirangkum oleh : Yudi Aris D., S.Ud., Lc.
Sumber : Pengantar Fikih Muamalat dan Aplikasinya dalam Ekonomi Modern, karya Dr. Yusuf Al-Subaily, alih bahasa Dr. Erwandi Tarmizi, MA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *