KISAH NABI ADAM

KISAH NABI ADAM

1. Adam adalah manusia pertama di muka bumi. Dialah nenek moyang manusia. Alloh memberitahukan keinginan-Nya untuk menciptakan Adam kepada para malaikat. Alloh memuliakan Nabi Adam dengan mengajarkan ilmu kepadanya hingga melampaui ilmu para malaikat.
2. Pada saat Adam telah diciptakan, Alloh memerintahkan kepada penghuni langit, yang terdiri dari malaikat dan iblis untuk bersujud kepadanya, maka bersujudlah para malaikat itu semuanya kecuali iblis. Ia enggan untuk ikut sujud bersama-sama para malaikat karena keangkuhan dan kesombongannya.
3. Iblis pun dikeluarkan dari surga akibat dari keangkuhan dan kesombongannya kepada Alloh . Iblis meminta kepada Alloh agar diberi tangguh waktu kehidupan hingga hari kiamat. Alloh mengabulkan permintaannya. Ia bersumpah di hadapan Alloh akan menyesatkan seluruh manusia kecuali hamba-hamba-Nya yang terpilih.
4. Alloh tempatkan Adam di surga. Kemudian Alloh menciptakan Hawa sebagai pasangan hidupnya. Ia diciptakan dari tulang rusuk Adam . Alloh berpesan kepada keduanya bahwa Iblis adalah musuh yang nyata dan jangan sampai tertipu oleh bujuk rayunya yang menyebabkan keduanya terusir dari surga dan menjadi sengsara. Sebab kehidupan di surga adalah kehidupan penuh kelezatan dan kenikmatan.
5. Alloh menguji Adam dan Hawa dengan satu pohon yang buah-buahannya terlarang untuk dimakan. Iblis merayu dan membujuk Adam dan Hawa dengan tipu dayanya agar mereka berdua memakan buah terlarang tersebut. Akan tetapi keduanya tidak sanggup melaksanakan pesan-pesan dari Alloh. Mereka berdua terpedaya dengan godaan dan rayuan Iblis.
6. Adam dan isterinya mencicipi buah terlarang kemudian nampaklah dari keduanya aurat-aurat mereka berdua dan mulailah mereka menutupinya dengan daun-daun dari surga. Kemudian mereka berdua mengakui dosa dan kesalahannya. Lalu merendahkan diri, tunduk, bertaubat dan memohon ampun kepada Alloh.
7. Setelah itu Alloh memerintahkan kepada Adam , Hawa, dan Iblis turun ke bumi sebagai tempat kediaman. Adam dikeluarkan dari surga pada hari Jum’at. Sebagian ulama berpendapat bahwa lokasi turunnya Adam adalah di India. Sedangkan Hawa diturunkan di Jedah. Mereka akhirnya bertemu kembali di Jabal Rahmah di dekat Mekkah setelah 40 hari berpisah.
8. Adam dan Hawa kemudian mempelajari cara hidup baru yang berbeda jauh dengan keadaan hidup di surga. Kehidupan di dunia, kehidupan yang dipenuhi kesengsaraan dan kesusahan berbeda dengan kehidupan di surga, kehidupan yang dipenuhi kenikmatan dan kebahagiaan.
9. Alloh menganugerahkan kepada Adam keturunan. Sebagian ahli tafsir menyebutkan bahwa Hawa melahirkan anak-anak keturunan Adam sebanyak 40 dengan 20 kali kehamilan. Ada pula yang mengatakan bahwa Hawa mengandung sebanyak 120 kali. Setiap kali hamil, ia melahirkan dua anak kembar, laki-laki dan perempuan. Setelah itu populasi manusia menyebar di belahan dunia dan berkembang biak.
10. Adam adalah nabi pertama di muka bumi. Alloh memberikan kepadanya berbagai lembaran-lembaran yang dijadikan petunjuk dalam membimbing umatnya. Adam hidup di dunia selama kurang lebih 1000 tahun. Sebelum wafat dia berwasiat kepada anaknya yang bernama Syits. Ia mengajarkan kepada Syits siang dan malam tentang perkara-perkara ibadah. Setelah Adam wafat, maka tugas keagamaan dipegang oleh Syits.

Artikel: www.inilahfikih.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *