PARA RASUL PUN BERDAGANG

PARA RASUL PUN BERDAGANG

Berdagang adalah salah satu bentuk ikhtiyar seseorang untuk mendapatkan rizki dari Allah, yang kemudian hasilnya ia pergunakan untuk memperoleh atau memenuhi kebutuhannya sehari-hari seperti makan, minum, pakaian, pendidikan anak, tempat tinggal dan kebutuhan lainnya.

Berdagang bukanlah sesuatu yang baru ada di zaman sekarang, namun sudah ada pada kehidupan para rasul. Para rasul sebagian besarnya biasa mendatangi pasar-pasar untuk berdagang dan mencari kebutuhan sehari-harinya. Allah Ta’ala berfirman.

وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ مِنَ الْمُرْسَلِينَ إِلا إِنَّهُمْ لَيَأْكُلُونَ الطَّعَامَ وَيَمْشُونَ فِي الأسْوَاقِ وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً أَتَصْبِرُونَ وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيرًا

“Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan Kami jadikan sebagian kalian cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kalian bersabar? Dan adalah Tuhanmu Maha Melihat. (QS. Al-Furqon: 20)

Imam Ibnu Katsir Asy-Syafii rahimahullah berkata: “Allah berfirman memberitahukan tentang para rasul terdahulu yang telah Dia utus, bahwa mereka memakan makanan dan memerlukan gizi, serta biasa berjalan di pasar-pasar untuk mencari mata pencaharian dan berdagang. Hal tersebut tidaklah bertentangan dengan keadaan mereka dan juga kedudukan mereka, karena sesungguhnya Allah telah menjadikan pada diri mereka tanda-tanda yang baik, sifat-sifat yang terpuji, ucapan-ucapan yang utama, amal perbuatan yang sempurna, dan mukjizat-mukjizat yang cemerlang serta dalil-dalil (bukti-bukti) yang jelas sehingga orang yang mempunyai hati yang sehat dan pandangan yang lurus akan membenarkan bahwa apa yang disampaikan oleh mereka itu dari Allah”.

Perlu diketahui bahwa dalam aktivitas berdagang ada peluang besar untuk meraih kedudukan yang mulia, yaitu sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bahwa para pedagang yang jujur dan amanah kelak pada hari kiamat bersama para nabi, shiddiqin (orang-orang yang jujur) dan para syuhada.

عن أبي سعيد, عن النبیّ صلى الله عليه وسلم قال: التاجر الصدوق الأمين مع النبيينَ والصديقين والشّهداء.أخرجه الترمذي

Dari Abu Sa’id al- Khudry, Nabi Shallallahu Alaihi wa
Sallam bersabda: “Pedagang yang selalu jujur dan
amanah akan bersama para nabi, shiddiqin (orang-orang jujur), dan para syuhada. (HR. At- Tirmidzi)

Semoga Allah karuniakan kita rejeki yang halal dan semoga kita dijadikan sebagai orang yang jujur dan amanah

✍Abul Fata Miftah Murod, Lc

www.inilahfikih.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *