BERBICARA TENTANG DAJJAL

BERBICARA TENTANG DAJJAL

Berikut ringkasan gambaran tentang dajjal berdasarkan hadits-hadits Nabi shallallahu alaihi wasallam:

1. Fitnah dajjal adalah fitnah yang paling ditakuti Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menimpa ummatnya.

“Kecuali dajjal, itulah yang paling saya takutkan kalau menimpa atas dirimu semua. Jikalau ia keluar dan saya masih ada di kalangan engkau semua, maka sayalah penentangnya untuk melindungi engkau semua. Tetapi jikalau ia keluar dan saya sudah tidak ada di kalangan engkau semua, maka setiap manusia adalah sebagai penentang guna melindungi dirinya sendiri dan Allah adalah penggantiku dalam melindungi setiap orang Muslim. ” (HR. Muslim)

2. Dajjal adalah seorang pemuda yang rambutnya sangat keriting dan matanya menonjol

“Sesungguhnya Dajjal adalah seorang pemuda yang rambutnya sangat keriting, matanya menonjol, seolah-olah saya menyamakan-nya dengan Abul ‘Uzza bin Qathan. Maka barangsiapa yang dapat bertemu dengannya, maka hendaklah membacakan atasnya ayat-ayat permulaan surat al-Kahfi. ” (HR. Muslim)

3. Dajjal akan keluar di Khallah yaitu suatu jalanan yang terletak antara Syam dan Irak

“Dajjal itu akan keluar di Khallah, suatu jalanan yang terletak antara Syam dan Irak, lalu membuat kerusakan di bagian sebelah kanannya dan juga membuat kerosakan di bahagian sebelah kirinya. Maka itu hai hamba-hamba Allah, tetapkanlah keimananmu semua.” (HR. Muslim)

4. Dajjal menetap di bumi selama 40 hari

Kita para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, berapa lama ia menetap di bumi?” Beliau shallallahu alaihi wasallam menjawab: “Empat puluh hari, yang sehari – hari pertama – itu lamanya sama dengan setahun, yang sehari lagi – hari kedua – lamanya seperti sebulan, yang sehari sesudah itu -hari ketiga – seperti sejum’at – yakni seminggu, sedang hari-hari yang selain tiga hari itu adalah sebagaimana keadaan hari-hari pada masamu sekarang ini.” Kita bertanya lagi: “Ya Rasulullah, dalam sehari yang panjang waktunya sebagaimana setahun itu, apakah kita cukup mengerjakan seperti shalat sehari saja – yakni lima waktu?” Beliau shallallahu alaihi wasallam menjawab: “Tidak cukup, maka itu perkirakanlah menurut kadar jaraknya masing-nasing.” Jadi tetap lima kali dalam perkiraan sehari seperti sekarang. ” (HR. Muslim)

5. Kecepatan dajjal dalam menjelajahi bumi bagaikan hujan yang didorong oleh angin dari arah belakangnya

Sahabat bertanya pula: “Ya Rasulullah, bagaimanakah kecepatannya dalam menjelajah bumi?” Beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Yaitu bagaikan hujan yang didorong oleh angin dari arah belakangnya. ” (HR. Muslim)

6. Dajjal memiliki air dan api

“Sesungguhnya Dajjal itu keluar dan sesungguhnya beserta Dajjal itu ada air dan api. Ada pun yang dilihat oleh para manusia sebagai air, maka sebenarnya itu adalah api yang membakar, sedang apa yang dilihat oleh para manusia sebagai api, maka sebenarnya itu adalah air yang dingin dan tawar. Maka barangsiapa yang menemui Dajjal di antara engkau semua, hendaklah masuk dalam benda yang dilihatnya sebagai api, kerana sesungguhnya ini adalah air tawar dan nyaman sekali.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

7. Tiada suatu negeri pun melainkan akan diinjak oleh Dajjal, kecuali hanya Makkah dan Madinah

“Tiada suatu negeri pun melainkan akan diinjak oleh Dajjal, kecuali hanya Makkah dan Madinah yang tidak. Tiada suatu lorong-pun dari lorong-lorong Makkah dan Madinah itu, melainkan di situ ada para malaikat yang berbaris rapat untuk melindunginya. Kemudian Dajjal itu turunlah di suatu tanah yang berpasir – di luar Madinah – lalu kota Madinah bergoncanglah sebanyak tiga goncangan dan dari goncangan-goncangan itu Allah akan mengeluarkan setiap orang kafir dan munafik.” (HR. Muslim)

8. Yang mengikuti Dajjal adalah dari golongan kaum Yahudi Ashbahan sebanyak tujuh puluh ribu orang

“Yang mengikuti Dajjal dari golongan kaum Yahudi Ashbihan itu ada sebanyak tujuh puluh ribu orang. Mereka itu mengenakan pakaian kependetaan.” (HR. Muslim)

9. Manusia lari dari Dajjal  ke gunung

“Niscayalah sekalian manusia itu melarikan diri dari gangguan Dajjal ke gunung-gunung.” (HR. Muslim)

10. Peristiwa Dajjal adalah peristiwa terbesar sepanjang zaman

“Tiada suatu peristiwa pun antara jarak waktu semenjak Allah menciptakan Adam sampai datangnya hari kiamat nanti, yang lebih besar daripada perkara Dajjal.” (HR. Muslim)

11. Dajjal mempunyai segunung tumpukan roti dan sungai air

Dari al-Mughirah bin Syu’bah radhiyallahu anhu, ia berkata: “Tiada seorang pun yang lebih banyak pertanyaannya mengenai hal Dajjal daripada saya sendiri. Sesungguhnya Dajjal itu tidak akan membahayakan dirimu.” Saya berkata: “Orang-orang berkata bahwa Dajjal itu mempunyai segunung tumpukan roti dan sungai air.” Beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Hal itu adalah lebih mudah bagi Allah daripada yang dapat dilakukan oleh Dajjal.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

12. Dajjal makhluk yang buta sebelah matanya, sang pendusta dan diantara kedua matanya tertulis huruf kaf, fa’, ra’ – yakni kafir.

“Tiada seorang Nabi pun yang diutus oleh Allah, melainkan ia benar-benar memberikan peringatan kepada ummatnya tentang makhluk yang buta sebelah matanya serta maha pendusta. Ingatlah sesungguhnya Dajjal itu buta sebelah matanya dan sesungguhnya Tuhanmu ‘Azza wa jalla semua itu tidaklah buta sebelah matanya seperti Dajjal. Di antara kedua matanya itu tertulis huruf-huruf kaf, fa’, ra’ – yakni kafir.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

“Sesungguhnya Allah itu tidak buta sebelah matanya. Ingatlah bahawa sesungguhnya al-Masih Dajjal itu buta sebelah matanya yang bagian kanan, seolah-olah matanya itu adalah sebuah biji anggur yang menonjol.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

13. Ayat Al-Quran yang harus dibaca atau dihafal agar terlindungi dari Dajjal yaitu 10 ayat pertama atau 10 ayat terakhir dari surat Al-Kahfi

Dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ

“Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal.” (HR. Muslim no. 809)

Dalam riwayat lain disebutkan, “Dari akhir surat Al-Kahfi.” (HR. Muslim no. 809)

14. Doa yang dibaca saat tahiyat akhir agar dilindungi oleh Allah dari fitnah Dajjal

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا فَرَغَ أَحَدُكُمْ مِنَ التَّشَهُّدِ الآخِرِ فَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

“Jika salah seorang di antara kalian selesai tasyahud akhir (sebelum salam), mintalah perlindungan pada Allah dari empat hal:

1. Siksa neraka jahannam,

2. Siksa kubur,

3. Penyimpangan ketika hidup dan mati,

4. Kejelekan Al Masih Ad Dajjal.” (HR. Muslim no. 588).

Dalam riwayat lain,

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ وَفِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَشَرِّ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

“Allahumma inni a’udzu bika min ‘adzabil qobri, wa ‘adzabin naar, wa fitnatil mahyaa wal mamaat, wa syarri fitnatil masihid dajjal [Ya Allah, aku meminta perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur, siksa neraka, penyimpangan ketika hidup dan mati, dan kejelekan Al Masih Ad Dajjal].” (HR. Muslim no. 588)

Semoga Bermanfaat

Referensi Utama:

(Kitab Riyadhus Shalihin Karya Imam An-Nawawi Rahimahullah)

Artikel:

www.inilahfikih.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *