KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
SEBELAS KEUTAMAAN PUASA
Dari hamba Allah. Pak usadz, tolong sebutkan dong keutamaan dari puasa. Terima kasih
Jawaban:
Puasa memiliki banyak keutamaan, di antaranya adalah sebagai berikut;
Rasulullah bersabda:
من صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدّم من ذنبه
“Barangsiapa berpuasa karena iman dan mengharap pahala disisi Allah, niscaya diampunilah baginya dosa-dosa yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Rasulullah bersabda:
إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ
“Sesungguhnya di surga ada pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Orang-orang yang berpuasa di hari kiamat masuk dari pintu itu. Tidak dibolehkan seorang pun memasukinya selain meraka. Lalu dikatakan, ‘Dimana orang-orang yang berpuasa?’ Mereka pun bangkit, tidak ada seorang pun yang masuk kecuali dari mereka. Ketika mereka telah masuk, pintunya ditutup dan tidak seorang pun masuk lagi.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Rasulullah bersabda, Allah berfirman:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
“Setiap amal anak Adam adalah untuknya, kecuali puasa. Sesungguhnya dia untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. (HR. Al- Bukhari)
Puasa adalah tameng dari segala keburukan, puasa adalah sarana pendidikan untuk menjadi pribadi yang mampu menahan hawa nafsu, amarah dan segala perbuatan dosa.
Rasulullah bersabda, Allah berfirman:
وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ
“Puasa adalah tameng, kalau salah di antara kalian ada yang berpuasa, maka janganlah berkata jorok dan jangan berbicara keras. Kalau ada orang yang menghinanya atau hendak menyakitinya, maka katakanlah, ‘Sungguh aku sedang berpuasa.’ Demi jiwa Muhammad yang ada di tangan-Nya. (HR. Al-Bukhari)
Rasulullah bersabda, Allah berfirman:
وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْك
“Bau mulut orang berpuasa lebih wangi di sisi Allah dibandingkan bau minyak kasturi.” (HR. Al-Bukhari)
Rasulullah bersabda, Allah berfirman:
لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ
“Bagi orang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan; gembira ketika berbuka dan gembira dengan puasanya ketika bertemu dengan Tuhannya.” (HR. Al-Bukhari)
Hal ini ditegaskan oleh sebuah hadis Rasulullah dari Abu Hurairah yang menuturkan, “Ada dua orang laki-laki dari negeri Qudha’ah yang masuk Islam di hadapan Nabi . Laki-laki yang pertama gugur sebagai syahid dalam peperangan bersama Rasulullah , sedang yang kedua wafat setahun sesudahnya. Thalhah bin ‘Ubaidillah berkata, ‘Aku bermimpi melihat surga, lalu aku melihat orang yang mati syahid itu didahului oleh temannya ketika masuk surga, aku heran karenanya. Keesokan harinya aku sampaikan hal itu kepada Rasulullah . Beliau bersabda, ‘Apakah yang kalian herani dari mimpi tersebut? Bukankah ia sempat berpuasa Ramadhan setelah kematian temannya, ia pun telah sholat enam ribu rakaat atau sekian-sekian rakaat shalat sunnah?’. Para sahabat menjawab, ‘Ya, benar.’ Maka Rasulullah bersabda, ‘Sesungguhnya perbedaan tingkatan antara keduanya lebih jauh dari jarak antara langit dan bumi.’” (HR. Ahmad)
عَنْ طَاوُسٍ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَلَا تَغْزُو فَقَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الْإِسْلَامَ بُنِيَ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَصِيَامِ رَمَضَانَ وَحَجِّ الْبَيْتِ
Dari Thawus, bahwasanya seorang laki-laki berkata kepada Abdullah bin Umar : “Tidakkah Anda berperang?”, maka dia berkata: “Sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Islam dibangun di atas lima pondasi: Syahadat Laa ilaaha illa Allah, menegakkan shalat, membayar zakat, puasa Ramadhan; dan haji. ” (HR Muslim)
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Alu Bassam berkata: Puasa termasuk ibadah yang paling utama, karena didalamnya terhimpun tiga macam kesabaran: 1. Kesabaran pada ketaatan kepada Allah, 2. Kesabaran dari kemaksiatan kepada Allah, 3. Kesabaran pada ketetapan Allah yang menyedihkan (Lihat Kitab Taisirul ‘Allam Bab Puasa)
Rasulullah bersabda:
الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَيْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ قَالَ فَيُشَفَّعَانِ
“Sesungguhnya puasa dan Al-Qur’an memberi syafa’at kepada pelakunya pada hari Kiamat. Puasa berkata, “Ya Tuhanku aku telah menahan hasrat makan dan syahwatnya, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa’at kepadanya. Berkata pula al-Qur’an, ”Wahai Tuhanku, aku telah menghalanginya dari tidur untuk qiyamullail, maka berilah aku izin untuk memberikan syafa’at kepadanya. Nabi bersabda, “Maka keduanya diberikan izin untuk memberi syafaat.” (HR. Ahmad)
Rasulullah bersabda:
مَا مِنْ عَبْدٍ يَصُوْمُ يَوْمًا فِي سَبِيْلِ اللَّهِ إِلاَّبَاعَدَ اللَّهُ بَذَلِكَ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِيْنَ خَرِيْفًا
“Tidaklah seorang hamba yang puasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Demikianlah beberapa keutamaan dari puasa.
Wallahu a`lam