Bagaimana Status Doa Hari Jum’at Di Akhir Ramadhan?

Bagaimana Status Doa Hari Jum’at Di Akhir Ramadhan?

Teks doa tersebut adalah sebagai berikut;

اللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَ لْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا

“Ya Allah, janganlah Kau jadikan bulan Ramadhan ini sebagai Bulan Ramadhan terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai Ramadhan terakhirku, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi. ”

Doa ini biasa disebar di hari terakhir bulan ramadhan. Doa ini dikenal dengan doa “hari jum’at terakhir bulan ramadhan”, sehingga doa ini biasa di baca di hari jum’at terakhir pada bulan ramadhan.

Saya coba membaca di salah satu website Islam timur tengah, diterangkan di sana bahwa doa ini sangat dikenal di negara-negara berbasis aliran Syiah seperti Iraq, Iran dan lainnya. Doa ini tidak didapati di kitab-kitab Ahlus Sunnah tetapi adanya di kitab aliran Syiah. [Silahkan merujuk di: https://www.dorar.net/fake-hadith/474]

Ketahuilah bahwa doa adalah ibadah dan doa yang disandarkan ke Nabi itu tauqifiyah (tata cara, waktu, dan teksnya pun ditentukan). Sehingga, hendaknya bagi yang belum menemukan sumber atau referensi doa di atas, ada di kitab hadis mana? ada di riwayat ulama Ahlus Sunnah siapa? dan memang ketahui itu shahih maka silahkan diamalkan. Namun jika sebaliknya, yaitu statusnya belum ia ketahui dan belum jelas bahkan diketahui hanya ada di kitab aliran Syiah maka kita hendaknya menahan diri untuk tidak mengamalkan dan menyebarkannya. Wallahu a’lam

@Abul Fata Murod, Lc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *