QUNUT SUBUH

QUNUT SUBUH

1. Mustahab (dianjurkan), pelaksanaannya sebelum rukuk, ini pendapat Imam Malik

2. Disunnahkan (yakin dilandasi dalil), pelaksanaannya setelah rukuk, ini pendapat Imam Asy-Syafii

3. Tidak ada qunut subuh, yang ada pada shalat witir, ini pendapat Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad dan Imam Sufyan Ats-Tsauri

4. Qunut hanya pada qunut nazilah yaitu ada musibah atau kedzaliman yang menimpa umat Islam, ini pendapat Ishaq Ibn Rohawaih

Referensi:

1. Al-Majmuk Syarah Al- Muhadzdzab karya Imam An- Nawawi Asy-Syafii rahimahullah

2. Bidayatul Mujtahid Wanihayatul Muqtashid karya Ibnu Rusyd Al-Maliki rahimahullah

www.inilahfikih.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *