KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
Apakah Semua Shalat Sunnah Boleh Dilakukan Secara Berjamaah?
Memperbanyak sujud memiliki keutamaan yang besar sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dari Ma’dan bin Abi Tholhah Al Ya’mariy, ia berkata, “Aku pernah bertemu Tsauban –bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam-, lalu aku berkata padanya, ‘Beritahukanlah padaku suatu amalan yang karenanya Allah memasukkanku ke dalam surga’.” Atau Ma’dan berkata, “Aku berkata pada Tsauban, ‘Beritahukan padaku suatu amalan yang dicintai Allah’.” Ketika ditanya, Tsauban malah diam.
Kemudian ditanya kedua kalinya, ia pun masih diam. Sampai ketiga kalinya, Tsauban berkata, ‘Aku pernah menanyakan hal yang ditanyakan tadi pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda:
عَلَيْكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ لِلَّهِ فَإِنَّكَ لاَ تَسْجُدُ لِلَّهِ سَجْدَةً إِلاَّ رَفَعَكَ اللَّهُ بِهَا دَرَجَةً وَحَطَّ عَنْكَ بِهَا خَطِيئَةً
‘Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu’.” Lalu Ma’dan berkata, “Aku pun pernah bertemu Abu Darda’ dan bertanya hal yang sama. Lalu sahabat Abu Darda’ menjawab sebagaimana yang dijawab oleh Tsauban padaku.” (HR. Muslim no. 488)
Dari Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslami radhiyallahu’anhu, beliau berkata:
كُنْتُ أَبِيتُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَأَتَيْتُهُ بِوَضُوئِهِ وَحَاجَتِهِ ، فَقَالَ لِي : سَلْ ، فَقُلْتُ : أَسْأَلُكَ مُرَافَقَتَكَ فِي الْجَنَّةِ ، قَالَ : أَوْ غَيْرَ ذَلِكَ ، قُلْتُ : هُوَ ذَاكَ ، قَالَ : فَأَعِنِّي عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ”. رواه مسلم في صحيحه”
Aku pernah bermalam bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu aku menyiapkan air wudhu` dan keperluan beliau. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadaku, ‘Mintalah sesuatu!’ Maka sayapun menjawab, ‘Aku meminta kepadamu agar memberi petunjuk kepadaku tentang sebab-sebab agar aku bisa menemanimu di Surga’. Beliau menjawab, ‘Ada lagi selain itu?’. ‘Itu saja cukup ya Rasulullah’, jawabku. Maka Rasulullah bersabda, ‘Jika demikian, bantulah aku atas dirimu (untuk mewujudkan permintaanmu) dengan memperbanyak sujud (dalam shalat)‘” (HR. Muslim).
Memperbanyak sujud artinya memperbanyak shalat, baik yang wajib maupun sunnah.
Banyak shalat sunnah yang dianjurkan seperti duha, tahajud, tasbih, gerhana, istisqa’, id, witir dan lain sebagainya, yang ini merupakan kesempatan untuk memperbanyak sujud dan mendapatkan keutamaannya.
Muncul pertanyaan apakah semua shalat sunnah bisa dilakukan secara berjamaah?, seperti shalat duha, shalat tarawih, shalat tasbih atau shalat tahajjud.
Dalam hal ini seorang ulama besar dalam madzhab syafii yaitu Imam An-Nawawi Asy-Syafii rahimahullah ketika mengomentari hadits dari Aisyah radhiyallahu Anha ia berkata: “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada suatu malam shalat di masjid lalu para sahabat mengikuti shalat Beliau, kemudian pada malam berikutnya (malam kedua) beliau shalat maka manusia semakin banyak (yang mengikuti shalat Rasulullah), kemudian mereka berkumpul pada malam ketiga atau malam keempat. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak keluar pada mereka, lalu ketika pagi harinya Beliau bersabda: ‘Sungguh aku telah melihat apa yang telah kalian lakukan, dan tidaklah ada yang mencegahku keluar kepada kalian kecuali sesungguhnya aku khawatir akan diwajibkan pada kalian,’ dan (peristiwa) itu terjadi di bulan Ramadhan.”(HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Beliau rahimahullah mengatakan: “(hadits ini) menunjukan kebolehan melaksanakan shalat sunnah/nafilah secara berjamaah, namun pendapat yang terpilih adalah dilaksanakan secara sendirian kecuali shalat-shalat sunnah tertentu seperti shalat id, shalat gerhana, shalat istisqa’ (meminta hujan), dan juga shalat tarawih -menurut pendapat mayoritas ulama seperti dalam pembahasan yang lalu-.” (Lihat Syarah Sahih Muslim)
Semoga Allah memudahkan kita untuk memperbanyak shalat sunnah.
Oleh: Abul Fata Murod, Lc
Artikel:
alghurobasite.wordpress.com
Inilahfikih.com