Siapakah Para Wali Allah?

WALI

    Banyak orang menyangka bahwa wali Alloh adalah orang-orang yang memiliki karamah atau kemampuan luar biasa. Menurut mereka wali Alloh itu orang yang bisa terbang, bisa mengobati orang yang sakit, shalat di atas pelepah pisang, shalat jum’at di Mekkah, berjalan di atas air, memahami bahasa seluruh dunia dan berbagai kemampuan luar biasa yang lain yang tidak dimiliki oleh manusia pada umumnya.

   Kesalahan dalam memahami makna wali Alloh ini menyebabkan mereka memberi predikat kepada orang-orang yang berlumuran dosa dan maksiat sebagai wali Alloh. Sebab kriteria wali Alloh menurut mereka adalah siapa saja yang memiliki kedigjayaan atau kemapuan luar bisa.

    Imam Syafi’i berkata, “Kalau engkau melihat seseorang bisa berjalan di atas air atau bisa terbang di udara, maka janganlah engkau anggap ia sebelum engkau memeriksa keadaan amalan-amalan orang tersebut apakah sesuai dengan Al-Kitab dan As-Sunnah”.
Al-Qu’ran memberikan penjelasan secara gamblang tentang hakikat wali Alloh sebenaranya. Firman Alloh ini mematahkan pendapat bahwa wali Alloh adalah orang yang memiliki kesakstian.

Alloh Ta’ala berfirman:

اَلَآ اِنَّ اَوْلِيَاۤءَ اللّٰهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَۚ ٦٢ اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَكَانُوْا يَتَّقُوْنَۗ ٦٣

“Sesungguhnya wali-wali Alloh itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati – jaminan masuk surga – (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.” (QS. Yunus: 62-63)
Ibnu Katsir berkata, “Wali-wali Alloh adalah setiap mereka yang beriman dan bertakwa sebagaimana telah dijelaskan Alloh tentang mereka, maka setiap orang yang bertakwa kepada Alloh, dia adalah wali-Nya. (Tafsir Ibnu Katsir)
Dengan demikian wali Alloh adalah orang-orang yang beriman dan bertakwa. Wali Alloh itu bukanlah yang memiliki kesaktian yang dimiliki oleh orang yang berlumuran dosa. Sebab kesaktian yang mereka dapatkan dari cara-cara yang mengandung kesyirikan. Wali Alloh bukan pulan orang gila.   Sungguh keliru persangkaan sebagian orang yang mengangkat orang gila sebagai wali.

      Wali-wali Alloh akan memperoleh berita gembira, baik di dunia maupun di akhirat.

Alloh Ta’ala berfirman,

لَهُمُ الْبُشْرٰى فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَفِى الْاٰخِرَةِۗ لَا تَبْدِيْلَ لِكَلِمٰتِ اللّٰهِ ۗذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُۗ ٦٤

“Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat.” (QS. Yunus: 64)

    Berita gembira di dunia yaitu berupa pujian yang baik yang mereka peroleh, rasa cinta di hati-hati orang beriman, mimpi yang benar, ia pun mendapatkan kemudahan dari Allah untuk memiliki amalan yang baik dan akhlak yang luhur, juga ia dijauhkan dari akhlak yang jelek.

    Berita gembira di akhirat yaitu yang pertama adalah berita gembira saat ruhnya dicabut. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman,

اِنَّ الَّذِيْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوْا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَلَّا تَخَافُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَبْشِرُوْا بِالْجَنَّةِ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ ٣٠

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan:

اِنَّ الَّذِيْنَ قَالُوْا رَبُّنَا اللّٰهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوْا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ اَلَّا تَخَافُوْا وَلَا تَحْزَنُوْا وَاَبْشِرُوْا بِالْجَنَّةِ الَّتِيْ كُنْتُمْ تُوْعَدُوْنَ ٣٠

“Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (QS. Fushshilat: 30).

Di alam kubur, ia akan mendapatkan ridha Allah dan nikmat yang kekal abadi. Di akhirat, ia akan mendapatkan berita gembira yang sempurna dengan masuk ke dalam surga yang penuh dengan kenikmatan serta selamat dari siksa yang pedih (di neraka).” (Taisir Al Karimir Rahman, hal. 368).

      Saudaraku…setelah kita mengetahui definisi kata dari wali yang benar, semoga kita sudah bisa membedakan antara wali Alloh dan bukan wali Alloh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *