KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
Utamakan Yang Halal Karena Bisa Mempengaruhi Amal
Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ
“Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (QS. Al-Mu’minun:51)
Allah Ta’ala memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya yang menjadi rasul, agar mereka memakan makanan yang baik atau halal dan diiringi perintah mengerjakan amal shaleh. Hal ini menunjukkan bahwa perkara yang halal itu membantu mengerjakan amal saleh. Maka para nabi mengerjakan perintah ini dengan sebaik-baiknya, dan mereka menggabungkan semua kebaikan, baik berupa ucapan maupun perbuatan, baik sebagai pembuktian dari diri maupun dalam bernasehat. Semoga Allah membalas mereka atas jasa-jasa mereka kepada semua hamba Allah dengan balasan yang sebaik-baiknya.
Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik. (QS. Al- Mu’minun: 51) Ingatlah, demi Allah, Dia (Allah) tidak memerintahkan kepada kalian agar memakan, makanan yang warnanya merah, tidak makanan yang kuning, tidak makanan yang manis, tidak pula makanan yang masam. Akan tetapi, Dia (Allah) berfirman bahwa makanlah oleh kalian dari makanan-makanan itu hanya yang halalnya saja. [Tafsir Ibn Katsir]
@inilahfikih.com