KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
BERCUMBU DENGAN ISTRI SAAT PUASA
Dari Rafif. Ustadz, apa batasan bercumbu dengan istri ketika berpuasa?
Jawaban: Dibolehkan bagi suami yang berpuasa mencumbu istrinya, dengan syarat aman dari keluar mani. Tapi jika sangat dikhawatirkan tidak bisa menahan diri, maka perbuatan tersebut harus dihindari.
Ada beberapa riwayat yang menyatakan tentang masalah ini, diantaranya;
Pertama, dari Aisyah, beliau mengatakan:
كان رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يُقَبِّلُ وهُو صَائِمٌ وَيُباشِر وَهُو صَائِمٌ ولَكِنَّه كَان أَملَكَكُم لأَرَبِه
“Nabi pernah mencium dan bercumbu dengan istrinya ketika puasa, namun beliau adalah orang yang paling kuat menahan nafsunya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Kedua, dalam riwayat yang lain, Aisyah juga mengatakan:
كان رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يُقَبِّلُني وهُو صَائِمٌ وأنا صائمة
“Nabi pernah menciumku ketika beliau sedang berpuasa dan aku juga berpuasa.” (HR. Abu Daud dengan sanad sesuai syarat Bukhari)
Ketiga, Dalam hadis Ummu Salamah juga menyebutkan bahwa Rasulullah menciumnya ketika beliau sedang puasa (HR. Bukhari)
Sementara disyaratkan tidak boleh keluar mani karena keluarnya mani termasuk pembatal puasa. Dalam hadis Nabi menyebutkan sifat orang yang berpuasa, dia tinggalkan makanan, minuman, dan syahwatnya. Dalam hadis qudsi tersebut Allah berfirman:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ: فَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ، إِلَّا الصِّيَامَ هُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ، إِنَّهُ يَتْرُكُ الطَّعَامَ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِي
“Semua amal Ibnu Adam itu miliknya, dan setiap ketaatan dilipatkan sepuluh kali sampai 700 kali. Kecuali puasa, yang itu milik-Ku dan aku sendirilah yang akan membalasnya. Dia tinggalkan makanan dan syahwatnya karena-Ku.” (HR. Ad-Darimi)
Allah sifati orang yang berpuasa adalah orang yang meninggalkan syahwatnya. Artinya jika dia sampai keluar mani ketika mencumbu istrinya maka dia telah menunaikan syahwatnya, sehingga puasanya batal. Wallahu a`lam