MEMAKAI OBAT KUMUR SAAT PUASA

MEMAKAI OBAT KUMUR SAAT PUASA

Apa hukum memakai obat kumur yang kuat rasanya ketika ramadhan di waktu subuh?

Jawaban: Masalah ini bisa kita samakan dengan menggosok gigi ketika puasa. Mungkin yang beda hanya dari sisi kekuatan rasa. Namun sisi kesamaannya adalah memasukkan barang dari luar dalam rangka membersihkan mulut selama waktu tertentu.

Nabi terbiasa menggosok gigi ketika puasa. Terdapat riwayat secara muallaq atau tanpa sanad yang dibawakan Imam Bukhari dalam shahihnya.

وَيُذْكَرُ عَنْ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ قَالَ رَأَيْتُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – يَسْتَاكُ ، وَهُوَ صَائِمٌ مَا لاَ أُحْصِى أَوْ أَعُدُّ

Diriwayatkan dari Amir bin Rabi’ah , bahwa beliau mengatakan, Saya melihat Nabi sering bersiwak, ketika beliau sedang puasa, yang saya tidak bisa menghitung jumlahnya.” (HR. Bukhari)

Ketika itu sering beliau lakukan pada saat puasa, menunjukkan bahwa hal itu dilakukan Nabi pagi maupun siang. Sementara kayu arak yang diguunakan untuk bersiwak di masa silam, ada kandungan zatnya.

Lalu bagaimana dengan obat kumur yang kuat rasanya? yang terkadang ada kandungan antiseptiknya. Maka untuk masalah ini, ulama mengatakan bahwa lebih baik meninggalkannya karena adanya rasa yang kuat tersisa di mulut, selain itu khawatir zat itu tertelan. Solusinya, hendaknya tetap menggosok gigi tanpa menggunakan pasta gigi dan tanpa memakai obat kumur. Wallahu a`lam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *