KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
BAHAYA SYIRIK
Syirik adalah menjadikan sesuatu selain Alloh sebagai tandingan bagi Alloh Ta’ala, seperti; meminta perlindungan kepada jin, meminta kesembuhan kepada penghuni kubur, minta keselamatan kepada Nyai Loro Kidul, menyembelih hewan untuk sesajen dan lain sebagainya. Dengan kata lain syirik adalah setiap perkataan dan perbuatan yang menetapkan makhluk setara dengan Alloh dalam suatu hal yang menjadi kekhususan-Nya dan menjadikan makhluk itu sebagai tandingan Alloh dalam hal tersebut.
Syirik merupakan kedurhakaan yang nyata kepada Alloh Ta’ala. Dosa syirik memiliki bahaya yang sangat besar. Siapa saja yang meninggal dunia dalam keadaan berbuat syirik, niscaya Alloh akan mengharamkan baginya surga dan tempatnya kekal di dalam api neraka jahannam. Alloh Ta’ala berfirman,
اِنَّهٗ مَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّٰهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوٰىهُ النَّارُ ۗوَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ اَنْصَارٍ
“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Alloh, maka pasti Alloh mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya adalah neraka,..” (QS. al-Ma’idah: 72)
Alloh tidak akan mengampuni dosa syirik jika pelakunya meninggal dunia sedangkan ia belum bertaubat kepada Alloh Ta’ala. Adapun dosa-dosa selain syirik, seperti; membunuh, mencuri, korupsi, minum khomr, berzina, berjudi, durhaka kepada orang tua, dan dosa besar yang lainnya, maka semua itu sesuai dengan kehendak Alloh Ta’ala. Jika Dia berkehendak, maka Dia mengampuni pelakunya sebab karunia dan rahmat-Nya. Jika Dia berkehendak, maka Dia menyiksa pelakunya sebagai balasan yang setimpal. Alloh Ta’ala berfirman,
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا
“Sesungguhnya Alloh tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. an-Nisa’: 48)
Syirik merupakan penghapus pahala amal sholeh. Siapa saja yang berbuat syirik niscaya hapuslah semua pahala amal sholeh yang telah dikerjakannya. Haji dan umroh ke tanah suci, sedekah kepada anak yatim, puasa senin kamis, shalat tahajud, berbakti kepada orang tua, berbuat baik kepada tetangga dan berbagai amal sholeh lainnya yang telah dikerjakan oleh pelaku kesyirikan, niscaya amal sholehnya sia-sia dan sekali-kali tidak akan diterima oleh Alloh Tala. Pelakunya hanya mendapat kelelahan semata. Alloh Ta’ala berfirman:
ذٰلِكَ هُدَى اللّٰهِ يَهْدِيْ بِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُ مِنْ عِبَادِهٖ ۗوَلَوْ اَشْرَكُوْا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
“Seandainya mereka berbuat syirik terhadap Alloh, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-An’am: 88)
Dosa syirik lebih jahat dari dosa membunuh, merampok, mencuri, berzina, minum khomr, riba, korupsi, berjudi, memakan harta anak yatim, durhaka kepada orang tua dan dosa selain syirik. Sebab syirik merupakan tindakan kriminalitas yang paling besar. Tidak ada kedzoliman di muka bumi ini yang lebih besar dari syirik. Tidak ada dosa yang lebih besar dari syirik. Alloh Ta’ala berfirman,
﴿ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ ١٣ ﴾
“Sesungguhnya syirik benar-benar merupakan kedzaliman yang paling besar.” (QS. Luqman: 13)
Barangsiapa yang mengharapkan dosa-dosanya diampuni oleh Alloh, harus menjauhi syirik. “Alloh yang Maha Suci lagi Maha Tinggi berfirman, ‘. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau datang kepada-Ku dengan dosa-dosa sepenuh bumi, kemudian engkau datang kepada-Ku dengan tidak menyekutukan Aku dengan apapun, sungguh akan Aku datang-kan kepadamu ampunan sepenuh bumi itu pula.” (HR. at-Tirmidzi)
Saudaraku….setelah kita telah mengetahui bahaya syirik di atas, maka marilah kita menjauhi seluruh perbuatan syirik dengan sejauh-jauhnya. Dengan hal itu, semoga Alloh memasukkan kita ke dalam surga-Nya. Amiin…