Bolehkah bersiwak pada siang hari ketika sedang berpuasa?

Bolehkah bersiwak pada siang hari ketika sedang berpuasa?

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama dalam masalah ini,

Pendapat pertama:

Bersiwak di siang hari ketika berpuasa adalah makruh.
Ini adalah pendapat dari imam Asy-Syafi’i Rahimahullah.

Alasan beliau memakruhkan bersiwak di siang hari pada saat berpuasa adalah karena beliau berhujjah dengan hadits Nabi ﷺ :

لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ تَعَالَى مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak misk (kasturi).”
(HR. Bukhari dan Muslim).

Karena salah satu manfaat siwak adalah menghilangkan bau mulut maka Imam Asy-Syafi’i berpendapat bahwa seseorang bersiwak di siang hari ketika berpuasa, maka sama saja dia telah menghilangkan keutamaan bau mulut yang di sisi Allah itu adalah bau yang lebih harum daripada misk (kasturi).

Pendapat kedua:

Boleh hukumnya bersiwak bagi orang yang berpuasa di siang hari.
Ini adalah pendapat dari Imam Abu Hanifah.

Alasan beliau adalah karena bau mulut itu akan terjadi bukan pada saat orang berpuasa saja.
Melainkan orang yang berdiam dalam waktu yang lama juga akan bau mulutnya.

Bahkan orang yang sering berbicara juga akan bau mulutnya.
Sehingga bersiwak untuk menghilangkan bau mulut tidaklah makruh.

Permasalahan ini adalah permasalahan yang luas.
Jadi boleh memilih pendapat mana saja dari kedua pendapat ini menurut yang diyakini tanpa saling menyalahkan satu sama lain.

Wallahu A’lam

Sumber:
https://t.me/rhaudhatululum

Artikel:

www.inilahfikih.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *