KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
MEMAKSA ANAK UMUR 10 UNTUK PUASA
Bagaimana Hukum memaksa anak 10 tahun untuk puasa dan usia berapa batasan waktu melatih anak puasa?
Jawaban: Puasa seperti kewajiban syariat pada umumnya. Puasa diwajibkan hanya bagi mukallaf, yaitu muslim, berakal, dan baligh. Dalam hadis dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi bersabda,
رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثٍ عَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ وَعَنِ الصَّغِيرِ حَتَّى يَكْبُرَ وَعَنِ الْمَجْنُونِ حَتَّى يَعْقِلَ أَوْ يَفِيقَ
Pena catatan amal diangkat atau kesalahannya tidak dihitung untuk 3 orang: orang tidur sampai bangun, anak kecil sampai baligh, dan orang gila sampai sadar. (HR. Ahmad & Nasai )
Berdasarkan hadis ini, anak yang belum baligh tidak wajib berpuasa. Hanya saja, dianjurkan bagi orang tua untuk melatih anaknya berpuasa. Terutama ketika anak itu mendekati usia baligh. Diharapkan, ketika masuk usia baligh, dia tidak keberatan untuk berpuasa. Dan untuk usaha ini, orang tua berhak mendapat pahala amar makruf, mengajak anaknya untuk melakukan ketaatan.
Diantara yang menganjurkan adanya latihan puasa bagi anak adalah Hasan al-Bashri, Ibnu Sirin, az-Zuhri, Atha’, Qatadah, dan Imam as-Syafi’i rahimahullah.
Dan seperti inilah tradisi yang dilakukan para sahabat. Mereka melatih anak-anaknya untuk berpuasa. Puasa pertama yang diwajibkan untuk para sahabat adalah puasa ‘Asyura. Ketika itu diwajibkan, mereka melatih anak-anaknya untuk ikut berpuasa.
Dalam hadis dari sahabat Rubayyi’ bintu Muawwidz , beliau bercerita,
Bahwa di pagi hari Asyura, Rasulullah mengutus beberapa sahabat untuk memberi tahu tentang kewajiban puasa ke kampung-kampung anshar,
مَنْ أَصْبَحَ مُفْطِرًا فَلْيُتِمَّ بَقِيَّةَ يَوْمِهِ ، وَمَنْ أَصْبَحَ صَائِمًا فَلْيَصُمْ
“Siapa yang hari ini sudah sarapan, hendaknya dia puasa di sisa harinya. Dan siapa yang berpuasa, belum makan, hendaknya dia lanjutkan puasanya.”
Maka Rubayyi’ berkata, Kamipun berpuasa dan kami mengajak anak-anak kami untuk berpuasa. Kami buatkan boneka dari kapas. Jika ada yang menangis minta makanan, kami beri boneka itu, sampai datang waktu berbuka. (HR. Bukhari)
Mengenai usia berapa yang paling tepat untuk membiasakan puasa, semua kembali kepada kemampuan anak. Artinya, latihan bisa dilakukan selama tidak memberatkan. Akan tetapi, anak jangan sampai tidak puasa sama sekali dengan alasan memberatkan. Latihan tetap bisa diterapkan dengan melihat kemampuan anak. Wallahu a`lam