KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM
KEDUDUKAN ADAB DALAM ISLAM Secara umum adab adalah melakukan sesuatu yang terpuji berupa ucapan dan perbuatan atau yang terkenal dengan sebutan al-akhlaq al-karimah. Dalam Islam, masalah…
JIN PEMBANTU (KHODAM)
Istilah khodam tidak asing lagi bagi sebagian kalangan manusia. Istilah ini sangat familier. Khodam adalah makhluk halus dari jenis jin yang membantu manusia dengan syarat manusia memberikan mahar atau imbalan tertentu kepada mereka.
Di dalam dunia mistik dan klenik khodam adalah salah satu makhluk halus yang paling diburu oleh manusia. Berbagai macam kehebatan dan kesaktian yang menyebar di masyarakat biasanya diperoleh dengan cara memelihara khodam. Mereka memperoleh khodam tersebut dengan berbagai macam ritual syirik. Mulai dari memberikan sesajen, membaca mantra-mantra syirik, menulis wafaq yang mengandung peerlindungan kepada makhluk halus, sampai mengamalkan berbagai macam doa dan zikir yang dicampur dari asmaul husna yang di dalamnya terdapat permohonan kepada makhluk halus.
Selain untuk sarana mendapatkan kesaktian, tidak sedikit manusia yang memihara khodam sebagai sarana memperkaya diri dengan jalan pintas. Ironisnya, banyak manusia yang tidak paham bahwa khodam-khodam dari golongan jin ini akan menyeret kepada kekufuran dan kesyirikan. Mereka tidak sadar bahwa syarat untuk mendapatkan khodam seringkali harus kufur dengan syariat Alloh.
Khodam ini berinteraksi dengan manusia, dan bersedia untuk melayaninya jika syaratnya terpenuhi. Sehingga, tidak heran tatkala manusia memenuhi syaratnya terkadang dia bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh umumnya manusia. Seperti terbang, menghilang, kebal bacok, tidak mempan dibakar dan semisalnya.
Alloh Ta’ala berfirman,
وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيْعًاۚ يٰمَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِّنَ الْاِنْسِ ۚوَقَالَ اَوْلِيَاۤؤُهُمْ مِّنَ الْاِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَّبَلَغْنَآ اَجَلَنَا الَّذِيْٓ اَجَّلْتَ لَنَا ۗ ١٢٨
“Hai golongan jin (syaitan), sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia”. Lalu berkatalah teman-teman dekat mereka dari golongan manusia (para dukun dan tukang sihir): “Ya Rabb kami, sesungguhnya sebagian dari kami telah mendapatkan kesenangan/manfaat dari sebagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. (QS. Al-an’am: 128)
Syaikh ‘Abdurrahman as-Sa’di rahimahulloh berkata: “Jin (syaitan) mendapatkan kesenangan ketika manusia mentaatinya, menyembahnya, mengagungkannya dan berlindung kepadanya (berbuat syirik dan kufur kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala). Sedangkan manusia mendapatkan kesenangan dengan dipenuhi dan tercapainya keinginannya dengan sebab bantuan dari para jin untuk memuaskan keinginannya. Maka orang yang menghambakan diri pada jin (sebagai imbalannya) jin tersebut akan membantunya dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya”
Saudaraku…dari ayat di atas sudah jelas bagi kita bahwa khodam atau jin akan menyesatkan manusia kepada perbuatan kekufuran dan kesyirikan. Perbuatan dosa besar ini akan menjerumuskan mereka ke dalam api neraka jahannam. Oleh karena itu, marilah kita jauhi khodam dengan sejauh-jauhnya. Apabila kita terlanjur memiliki khodam maka hendaknya kita segera bertaubat dengan meninggalkannya, tidak melakukan ritual yang dianjurkan khodam, menyibukkan diri dengan zikir sesuai sunnah, membaca al-Qur’an, mempelajari ilmu syar’i dan amal-amal Islami lainnya. Kemudian hendaknya kita menjauhkan diri dari orang-orang yang gemar berteman dengan khodam seperti dukun, para normal, atau kiai dan ustad gadungan yang mengajarkan ajaran-ajaran bercampur kesyirikan ke dalam Islam. Hendaknya kita menguatkan akidah, keimanan dan ketawakalan kepada Alloh. Tidak meminta bantuan kecuali kepada Alloh, tidak berdoa kecuali kepada Alloh dan menyerahkan segala yang terjadi hanya kepada Alloh. Hendaknya kita juga memperbanyak zikir dan perlindungan kepada Alloh ta’ala. Jika kita sungguh-sungguh melakukan hal ini, maka akan datang perlindungan Alloh.